Ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa Sidak 3 SPBU, Pertalite Dibatasi Sesuai Kebutuhan

MELAWI – Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Hendegi Januardi Usfa Yursa, S.I.P., melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan monitoring terhadap tiga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Senin (12/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Drs. Paulus, Muhammad Bisma dari Pengawas Pertamina Kalimantan Barat, serta sejumlah perwakilan OPD teknis terkait.

Sidak dilakukan untuk memantau kondisi penyaluran bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis Pertalite, di tengah pasokan BBM yang belum stabil di Kabupaten Melawi.

Ketua DPRD Melawi, Hendegi Januardi Usfa Yursa, yang akrab disapa Ogie, mengatakan bahwa pembatasan pembelian Pertalite dengan sistem ganjil-genap mulai diterapkan sebagai upaya mengatur penyaluran BBM kepada masyarakat.

“Ini baru pertama kali kita menerapkan sistem ganjil-genap dan membatasi penjualan BBM jenis Pertalite sesuai kebutuhan. Bagi pengendara sepeda motor sebanyak 5 liter dan kendaraan roda empat sebanyak 30 liter,” ujar Ogie, legislator dari Partai Amanat Nasional ini.

Melalui kebijakan tersebut, pembelian Pertalite dibatasi maksimal 5 liter untuk sepeda motor dan 30 liter untuk kendaraan roda empat. Penerapan sistem ganjil-genap juga menjadi bagian dari pengaturan pembelian BBM di SPBU yang dipantau.

Pengecer Diminta Tidak Menjual Pertalite di Atas Rp15.000

Selain memantau penyaluran BBM di SPBU, Ogie turut menyoroti harga Pertalite yang dijual oleh pengecer kepada masyarakat dengan harga lebih tinggi.

Ia meminta para pengecer tidak memanfaatkan kondisi pasokan BBM yang belum stabil untuk menaikkan harga secara berlebihan. Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan BBM dengan harga yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jangan aji mumpung menjual BBM. Terkait dengan penjualan minyak Pertalite, jangan melebihi dari Rp15.000 sesuai edaran Bupati. Saya minta warga jangan panik, gunakan BBM sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

BACA JUGA  TBBR Melawi Gelar Konsolidasi Akbar, Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput

Selaku ketua DPRD Kabupaten Melawi, Ogie juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Penggunaan BBM sesuai kebutuhan diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan bagi masyarakat lainnya.

Melalui sidak dan monitoring tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Melawi bersama pemerintah daerah, pengawas Pertamina, dan instansi terkait memantau kondisi penyaluran BBM di wilayah Nanga Pinoh, khususnya dalam menghadapi pasokan Pertalite yang belum stabil.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER