MELAWI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kabupaten Melawi menggelar Tour Pasukan Merah TBBR DPD Melawi 2026 di Desa Keluas Hulu, Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi dan meningkatkan pemahaman anggota terhadap jati diri TBBR, sekaligus memperkokoh kepengurusan di tingkat ranting kecamatan.
Mengusung tema “Kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Kepengurusan TBBR di Seluruh Wilayah Ranting Kecamatan Tanah Pinoh Barat”, agenda tersebut menegaskan komitmen DPD TBBR Melawi untuk membangun organisasi yang solid hingga ke tingkat akar rumput.
Tegaskan Jati Diri dan Komitmen Organisasi
Dalam kegiatan tersebut, Mangku Andrianus Metro Thino menekankan pentingnya setiap anggota memahami identitas, nilai, dan tujuan organisasi TBBR.
Ia menyampaikan bahwa TBBR merupakan organisasi masyarakat adat Dayak yang menjunjung tinggi adat istiadat, berpegang pada Pancasila, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta berada dalam satu komando di bawah Pangalangok Jilah.

Menurut Andrianus, pemahaman terhadap jati diri organisasi menjadi salah satu landasan penting untuk menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan mempertahankan nilai-nilai budaya masyarakat adat Dayak.
Ia juga menyoroti tradisi berladang yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Dayak secara turun-temurun.
“Berladang itu adalah budaya kita, itu adalah sekolah kehidupan kita, itu adalah warisan leluhur kita. Berladang itu bukan kejahatan. Selama berladang itu dilakukan dengan kearifan lokal dan ritual adat, maka TBBR akan berada di garis paling depan untuk membela masyarakat adat,” ujar Andrianus Metro Thino.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya menjaga tradisi berladang sebagai warisan leluhur, sekaligus memperhatikan kearifan lokal dan pelaksanaan ritual adat yang menyertainya.
Dorong Generasi Muda Dayak Terus Mengenyam Pendidikan
Selain membahas penguatan organisasi dan pelestarian adat, Andrianus menyampaikan pesan kepada para orang tua adat dan generasi muda Dayak di Desa Keluas Hulu agar tidak berhenti menempuh pendidikan.
Ia menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya dan peningkatan pendidikan perlu berjalan beriringan. Dengan pendidikan yang baik, generasi muda diharapkan mampu menjaga warisan leluhur sekaligus menghadapi perkembangan zaman.
Melalui Tour Pasukan Merah TBBR DPD Melawi 2026, organisasi ini berupaya memperkuat koordinasi kepengurusan, menanamkan pemahaman mengenai nilai-nilai organisasi, serta mendorong keterlibatan masyarakat adat dalam menjaga budaya dan identitas Dayak.
Kegiatan di Desa Keluas Hulu tersebut menjadi bagian dari upaya memperkokoh persatuan masyarakat adat Dayak di Kabupaten Melawi dengan tetap menjunjung tinggi adat istiadat, Pancasila, dan NKRI.


