Karawang.{Bidikasus.cim}- Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) atau Tim 11 Desa Pamekaran untuk periode 2026–2034 resmi disahkan dan mengambil sumpah jabatan pada Rabu (26/8/2026). Acara yang berlangsung di Aula Kantor Desa Pamekaran, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang tersebut berjalan dengan lancar, sukses, dan penuh suasana kondusif.
Pelantikan ini menandai dimulainya seluruh tahapan persiapan Pilkades Pamekaran, yang pelaksanaan hari pencoblosannya telah ditetapkan pada 22 November 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Pamekaran H. Ahmad Kholil beserta seluruh perangkat desa, Camat Banyusari Tri Warakanti, Sekcam Banyusari Hamzah, S.H. beserta jajaran kecamatan, Kapolsek Banyusari Iptu Sugiarto, Bhabinkamtibmas, jajaran Satpol PP, Ketua beserta Anggota BPD, serta para tokoh masyarakat Desa Pamekaran.
Komposisi panitia yang dilantik dinilai telah mengakomodasi keterwakilan wilayah secara proporsional dari dua dusun utama di Desa Pamekaran, yaitu Dusun Jungklang dan Dusun Cikalong.
Daftar lengkap 11 anggota panitia Pilkades Pamekaran yang telah resmi disahkan:
No. Nama Anggota Asal Dusun
1 Zakiudin Harini Dusun Jungklang
2 Dedi Dusun Cikalong
3 Pipih Kurnia Dusun Cikalong
4 Husnul Zamzami Dusun Jungklang
5 Adi Muhtadi Billah Dusun Jungklang
6 Hasan Basri Dusun Jungklang
7 Ahmad Syafei Dusun Cikalong
8 Saeful Bahri Dusun Cikalong
9 Amud Dusun Jungklang
10 Carda Dusun Cikalong
11 Dadan Dusun Jungklang
Penekanan Netralitas dan Penegakan Hukum
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pamekaran H. Ahmad Kholil memberikan apresiasi atas terbentuknya panitia dan menyampaikan komitmen pemerintah desa untuk mendukung penuh pesta demokrasi tersebut.
“Selamat bertugas dan selamat mengemban amanah. Saya berharap seluruh anggota dapat bekerja secara jujur, adil, transparan, dan menjaga netralitas. Mari kita junjung tinggi demokrasi di desa kita. Pemdes Pamekaran akan memberikan dukungan penuh agar seluruh tahapan pemilihan berjalan lancar, aman, dan bermartabat,” ujar H. Ahmad Kholil.
Camat Banyusari, Tri Warakanti, turut mengingatkan bahwa panitia merupakan ujung tombak pelaksanaan demokrasi di tingkat desa, sehingga independensi harus dijaga ketat.
“Tanggung jawab yang diemban sangat besar. Bekerjalah dengan ikhlas, amanah, dan jangan sampai terpengaruh kepentingan kelompok atau individu. Ingat, kalian melayani seluruh masyarakat, bukan calon tertentu. Pastikan setiap tahapan sesuai peraturan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan warga maupun hukum,” kata Tri Warakanti.
Sementara itu, Kapolsek Banyusari Iptu Sugiarto menegaskan kesiapan jajaran kepolisian dalam mengawal dan mengamankan seluruh rangkaian Pilkades Pamekaran hingga hari pemungutan suara.
“Saya tegaskan kepada anggota Tim 11: jaga sikap, jaga lisan, dan pegang teguh prinsip kemandirian. Dilarang keras memihak, menerima uang, atau diintervensi pihak manapun. Masyarakat pun saya minta untuk menjaga kondusivitas, tidak menyebarkan berita bohong, dan menyelesaikan perbedaan melalui jalur resmi. Jika ada pelanggaran, hukum tetap berlaku untuk siapapun tanpa pandang bulu,” tegas Iptu Sugiarto.
Masyarakat Desa Pamekaran berharap panitia yang telah dilantik dapat bekerja secara profesional, bersih dari praktik politik uang, serta mampu melahirkan pemimpin yang benar-benar menjadi pilihan rakyat. Rangkaian kegiatan pelantikan diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama seluruh unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat.
( Dra )


