Diduga Pembangunan Proyek Taman Makam Singaperbangsa Manggungjaya Anggaran Milyaran Rupiah Jadi Sorotan Publik.

Karawang.{Bidikasus.com}-Proyek rehabilitasi Makam Bupati Karawang di Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, yang dibangun dengan anggaran senilai miliaran rupiah, kini memantik kemarahan publik. Hasil fisik di lapangan sangat memprihatinkan: seluruh tanaman di area taman makam tampak mati kering dan tidak terawat.

Kejanggalan makin mencuat saat terungkap fakta bahwa pemeliharaan kawasan makam selama tiga bulan hanya melibatkan satu orang pekerja dengan total biaya Rp3,6 juta. Nilai ini sangat tidak sebanding dengan total anggaran proyek yang mencapai miliaran rupiah, sehingga memicu dugaan kuat penyimpangan dan pembocoran dana negara.

Tokoh pemuda Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Bonang, memberikan reaksi keras atas temuan tersebut. Ia menilai praktik semacam ini merupakan bentuk penghinaan terhadap uang rakyat dan kecerobohan pengelolaan anggaran daerah.

“Anggaran miliaran rupiah, tapi hasilnya tanaman mati semua. Pemeliharaan tiga bulan cuma satu orang, dibayar Rp3,6 juta. Ini jelas penghinaan terhadap uang rakyat! Apakah pengelola proyek menganggap masyarakat bodoh sehingga bisa dibodohi dengan hasil seburuk ini? Kami menuntut pemerintah daerah mengaudit total dan mengusut siapa pihak yang bertanggung jawab,” tegas Bonang dengan nada kecewa.

Pemerhati pemerintahan Muhammad Hamzah, S.H. juga menilai fakta ini sangat tidak logis dan harus diusut tuntas. “Anggaran miliaran rupiah untuk pemeliharaan makam bersejarah, tapi realisasi biaya pemeliharaan hanya Rp3,6 juta untuk satu pekerja selama tiga bulan? Ini sangat tidak wajar. Ada indikasi kuat markup anggaran atau penyalahgunaan dana. Instansi terkait wajib membuka rincian penggunaan anggaran dan mempertanggungjawabkannya kepada publik,” ujar Hamzah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan rinci dari Dinas PUPR Kabupaten Karawang ,dan bidang jalan jembatan Dani menjawab sudah jadi temuan BPK . Awak media masih berupaya meminta konfirmasi resmi guna menelusuri kejelasan alokasi anggaran yang tidak sesuai dengan kondisi fisik di lapangan.

BACA JUGA  Perkuat Semangat Momen Idul Adha, AMKI Karawang Salurkan Daging Ke Warga

( Tim )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER