Salah Seorang Kepala Pkbm Komisariat 2 Mengeluh, Diduga Karena DiBebankan.

Karawang. {Bidikkasus.com}-Pelaksanaan kegiatan “Aksi Setara” Tahun 2026 di lingkungan Komisariat II Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) menuai keluhan. Kegiatan yang diselenggarakan di PKBM Nurul Huda, Desa Purwajaya, Kecamatan Tempuran ini diduga membebankan biaya sebesar Rp1,5 juta kepada setiap lembaga PKBM di bawah naungan komisariat tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, Komisariat II menaungi sebanyak 16 PKBM. Jika seluruh lembaga membayar iuran tersebut, total dana yang terkumpul untuk acara tahunan ini diperkirakan mencapai Rp24 juta.

Salah seorang Kepala PKBM di Komisariat II, yang meminta identitasnya dirahasiakan, menyayangkan besaran pungutan tersebut. Menurutnya, biaya sebesar Rp1,5 juta per PKBM dirasa cukup memberatkan, terlebih aksi setara ini dikabarkan telah diwajibkan setiap tahun.

“Kami merasa terbebani dengan nominal tersebut. Bagi kami, anggaran sebesar itu harusnya bisa dialokasikan untuk operasional atau peningkatan mutu pembelajaran yang lebih mendesak,” ungkap sumber tersebut kepada tim media.

Saat dikonfirmasi mengenai peruntukan dan dasar hukum penarikan dana sebesar Rp1,5 juta per lembaga, pihak panitia penyelenggara Aksi Setara Komisariat II belum memberikan jawaban yang jelas. Salah seorang anggota panitia yang ditemui di lokasi acara menolak memberikan penjelasan mendetail terkait rincian anggaran tersebut.

” Silahkan ke ketua panitia saja”, singkatnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim media masih berupaya menghubungi Ketua Komisariat II dan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut mengenai legalitas dan transparansi pengelolaan dana kegiatan Aksi Setara tersebut.

( Dra)

BACA JUGA  Askun Kritik Keras Terhadap Oknum Kasubag Umpeg Di Dpmptsp Yang Dinilai Arogan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER